Stylistics In The Arabic Tradition Nazm Theory According To Al-Jahidz, Al-Khattibiy, Al-Baqillaniy And Al-Jurjaniy

Stilistika Dalam Tradisi Arabteori Naz{M  Menurut Al-Jahidz, Al-Khattibiy, Al-Baqillaniy Dan Al-Jurjaniy

Authors

  • Irwan Mus Muslim UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.65427/puscen.v1i1.5

Keywords:

Al-Jahidz , Al-Khattibiy , Al-Baqillaniy , Abdul Qahir al Jurjani

Abstract

This paper aims to explain how Stylistics in the Arabic Tradition, especially regarding the theory  of naz}m developed by al-Jahidz, al-Khattibiy, al-Baqillaniy and Abdul Qa>hir al-Jurja>ni. This theory is considered one of the theories of literary criticism that is still used today. The naz}m  theory  developed by them is a combination of the existing theories of nahwu and balaghah. In this case they imply that in order to truly understand the concept of naz}m theory  , one is required to have in-depth knowledge in the study of language (linguistics) and also a broad knowledge of poetry and literature. So that what they mean about the theory of  nazm and the beauty of literature can be conveyed and understood well.

Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan bagaimana Stilistika dalam Tradisi Arab khususnya mengenai teori nazm yang dikembangkan oleh al-Jahidz, al-Khattibiy, al-Baqillaniy  dan Abdul Qahir al-Jurjani. Teori ini dianggap sebagai salah satu teori kritik sastra yang masih digunakan hingga saat ini. Teori naz}m  yang dikembangkan oleh mereka ini merupakan kombinasi dari teori-teori nahwu dan balaghah yang sudah ada. Dalam hal ini mereka menyaratkan bahwa untuk benar-benar memahami konsep teori naz}m ini, seseorang dituntut untuk memiliki pengetahuan yang mendalam dalam kajian Bahasa (linguistik) dan serta pengetahuan yang luas tentang syair dan kesastraan. Sehingga apa yang dimaksudkan oleh mereka mengenai teori nazm dan keindahan dalam bersastra dapat tersampaikan dan dipahami dengan baik.

Downloads

Published

2026-03-25

Issue

Section

Articles